Cara Menghitung Diskon Bertingkat di Excel – Dalam dunia bisnis dan penjualan, terutama di industri fashion seperti toko pakaian maupun online shop, strategi pemberian potongan harga menjadi salah satu cara paling efektif untuk menarik perhatian pembeli. Namun, sistem potongan harga yang digunakan tidak selalu sederhana. Banyak toko kini menerapkan beberapa jenis diskon secara bersamaan, seperti diskon promo toko, voucher tambahan, hingga cashback dari platform penjualan. Ketika beberapa diskon ini diterapkan secara berurutan, maka dikenal dengan istilah diskon bertingkat. Sistem ini memang mampu membuat harga tampak lebih menarik di mata konsumen, tetapi di sisi lain bisa menimbulkan kesalahan perhitungan jika dilakukan secara manual.
Agar hasilnya akurat dan konsisten, penggunaan Microsoft Excel menjadi solusi paling praktis. Dengan bantuan rumus tertentu, kamu bisa menghitung total potongan harga dan harga akhir setelah semua diskon diterapkan secara otomatis, tanpa harus menghitung satu per satu. Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari cara menghitung diskon bertingkat di Excel dengan contoh nyata produk pakaian yang mudah dipahami. Selain itu, pembahasan juga mencakup cara menampilkan total diskon dalam persentase agar hasil laporan terlihat profesional dan siap digunakan untuk kebutuhan bisnis maupun promosi toko pakaianmu.
Apa Itu Diskon Bertingkat?
Sebelum membahas cara menghitung diskon bertingkat, mari pahami dulu konsepnya.
Diskon bertingkat adalah sistem potongan harga yang dilakukan secara berlapis. Artinya, diskon kedua tidak dihitung dari harga awal, melainkan dari harga setelah diskon pertama. Begitu pula diskon ketiga, keempat, dan seterusnya.
Contoh sederhana:
- Harga awal: Rp100.000
- Diskon 1 = 10% → harga menjadi Rp90.000
- Diskon 2 = 5% → 5% dari Rp90.000 = Rp4.500
- Harga akhir = Rp85.500
Jika kamu hanya menjumlahkan 10% + 5% = 15%, hasilnya akan keliru karena total diskon bertingkat sebenarnya bukan 15%, melainkan 14,5%. Oleh karena itu, kamu perlu cara menghitung diskon bertingkat di Excel agar hasilnya presisi.
Rumus Cara Menghitung Diskon Bertingkat di Excel
Untuk menghitung harga akhir setelah beberapa diskon sekaligus, kamu bisa menggunakan rumus berikut:
=ROUNDUP(D3*PRODUCT(1-E3:G3/100);-2)
Mari kita uraikan arti dari setiap bagian rumus cara menghitung diskon bertingkat ini agar kamu paham logikanya.
- D3 → berisi harga awal produk (misalnya Rp85.000).
- E3:G3 → berisi persentase diskon, misalnya diskon 1, 2, dan 3.
- (1-E3:G3/100) → mengubah persentase menjadi faktor pengali (contoh 10% jadi 0,9).
- PRODUCT(…) → mengalikan semua faktor pengali diskon secara berurutan.
- ROUNDUP(…;-2) → membulatkan hasil akhir ke atas ke kelipatan 100 agar hasilnya tidak ada angka sepatu.
Rumus ini sangat berguna untuk menghitung diskon bertingkat di Excel secara otomatis tanpa perlu menghitung satu per satu.
Contoh Nyata: Menghitung Diskon Bertingkat untuk Produk Pakaian
Berikut contoh tabel produk pakaian di Indonesia dengan tiga jenis diskon berlapis:

Dari tabel di atas, kita bisa lihat hasil akhir berbeda untuk setiap produk karena jumlah dan besaran diskon yang berbeda.
Dengan rumus ini, kamu bisa mempraktekan cara menghitung diskon bertingkat untuk ratusan produk sekaligus tanpa kesalahan hitung.
Menampilkan Total Persentase Diskon Bertingkat
Selain mengetahui harga akhir, penting juga untuk tahu berapa persen total potongan sebenarnya dari semua diskon tersebut. Untuk itu, kamu bisa menambahkan satu kolom lagi di Excel dan gunakan rumus berikut:
=(1-PRODUCT(1-E3:G3/100))*100
Rumus ini berfungsi untuk menghitung total diskon bertingkat secara keseluruhan dalam bentuk persentase.
Hasilnya akan menunjukkan berapa persen total potongan dari harga awal setelah semua diskon diterapkan.
Misalnya:
- Diskon 1 = 10%, Diskon 2 = 5%, Diskon 3 = 2%
- Maka:
PRODUCT(1-E3:G3/100) = (1-0,10)*(1-0,05)*(1-0,02)
= 0,9 × 0,95 × 0,98
= 0,8379
Total diskon = (1-0,8379)*100 = 16,21%
Jadi total potongan sebenarnya adalah 16,21%, bukan 17% seperti jika dijumlah langsung.
Inilah keunggulan menghitung diskon bertingkat di Excel — hasilnya selalu akurat karena perhitungan dilakukan berlapis.
Contoh Tabel Lengkap dengan Total Diskon

Dengan dua rumus di atas, kamu bisa menghitung diskon bertingkat di Excel secara otomatis dan menampilkan hasil berupa:
- Harga akhir setelah semua diskon,
- Total diskon bertingkat dalam persen.
Tips Mengoptimalkan Rumus Diskon Bertingkat
Berikut beberapa tips agar proses cara menghitung diskon bertingkat di Excel makin efisien:
- Gunakan format persen (%) untuk kolom diskon agar Excel menghitung otomatis.
- Gunakan tanda dolar ($) jika ingin menyalin rumus ke banyak baris tanpa mengubah referensi.
- Tambahkan fungsi IFERROR untuk mencegah error jika ada kolom kosong, misalnya:
=IFERROR(ROUNDUP(D3*PRODUCT(1-E3:G3/100);-2);"")
- Kamu bisa menambahkan kolom “Harga Coret” dan “Harga Setelah Diskon” agar tampil menarik di laporan penjualan.
- Gunakan fitur Conditional Formatting untuk menyoroti produk dengan diskon besar.
Dengan teknik ini, kamu bisa menghitung diskon bertingkat sekaligus menampilkan hasil yang profesional dalam laporan bisnis.
Manfaat Cara Menghitung Diskon Bertingkat di Excel
Bagi pengusaha pakaian, toko online, maupun penjual grosir, kemampuan menghitung diskon bertingkat di Excel punya banyak manfaat:
- Menghemat waktu saat membuat katalog promosi.
- Menghindari kesalahan hitung manual.
- Menampilkan harga akhir dan total diskon dengan cepat.
- Dapat digunakan untuk strategi marketing, seperti menentukan batas maksimal diskon yang masih menguntungkan.
Bayangkan jika kamu punya 200 produk pakaian.
Dengan dua rumus tadi, kamu bisa menghitung semua harga setelah diskon bertingkat hanya dalam hitungan detik.
Kesimpulan
Rumus:
=ROUNDUP(D3*PRODUCT(1-E3:G3/100);-2)
dan
=(1-PRODUCT(1-E3:G3/100))*100
adalah dua rumus utama untuk menghitung diskon bertingkat di Excel dengan mudah dan akurat.
Dengan memahami cara kerja rumus tersebut, kamu tidak hanya bisa menghitung harga akhir, tetapi juga mengetahui total potongan efektif yang diterapkan pada setiap produk.
Baik untuk laporan keuangan, katalog toko, maupun analisis promosi, kemampuan menghitung diskon bertingkat di Excel akan sangat membantu dalam pengelolaan bisnis yang efisien dan profesional.
Download Template Gratis
Bagi Anda yang ingin mencoba teknik ini secara langsung, kami telah menyiapkan template gratis yang dirancang khusus untuk membantu Anda mempraktikkan Cara Menghitung Diskon Bertingkat di Excel dengan Mudah dan Akurat ini. File Excel bisa didownload melalui tautan berikut:
Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkah secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel. Di sana teman-teman akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!











0 Komentar