Tutorial Lengkap dan Praktis Cara Menghitung PPh 23 di Excel Secara Otomatis

oleh | 15 Des 2025 | Pajak dan Retribusi | 0 Komentar

Cara menghitung PPh 23 di Excel adalah keterampilan penting bagi bendahara sekolah, staf keuangan, UMKM, maupun perusahaan yang sering berurusan dengan transaksi jasa dan sewa. Dengan memahami cara menghitung PPh 23 di Excel, proses administrasi pajak menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menghitung PPh 23 di Excel, mulai dari pengertian PPh 23, objek dan tarifnya, hingga contoh tabel dan rumus Excel yang bisa langsung Anda terapkan.

Dalam praktik sehari-hari, cara menghitung PPh 23 di Excel sangat membantu karena perhitungan dapat diotomatisasi. Anda tidak perlu lagi menghitung manual setiap transaksi. Cukup memasukkan nilai DPP atau nilai bruto, maka Excel akan menghitung PPh 23 secara otomatis. Oleh karena itu, memahami cara menghitung PPh 23 di Excel adalah investasi keterampilan yang sangat berguna.

Apa Itu PPh 23?

PPh Pasal 23 adalah pajak penghasilan yang dipotong atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri atau bentuk usaha tetap (BUT) yang berasal dari modal, penyerahan jasa, atau penyewaan harta selain tanah dan/atau bangunan. Pajak ini dipotong oleh pihak pemberi penghasilan.

Secara sederhana, PPh 23 adalah pajak yang dipotong saat Anda membayar jasa atau sewa tertentu kepada pihak lain. Karena sifatnya pemotongan, maka pihak yang membayar berkewajiban menghitung, memotong, menyetor, dan melaporkan PPh 23 tersebut.

Baca Juga  Panduan Cara Mencatat BPHTB di Pembukuan Lengkap dengan Perhitungan

Objek PPh 23

Sebelum memahami cara menghitung PPh 23, Anda perlu mengetahui apa saja objek PPh 23. Beberapa objek PPh 23 yang paling sering ditemui antara lain:

  1. Jasa teknik, jasa manajemen, dan jasa konsultan
  2. Jasa perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan
  3. Jasa sewa selain tanah dan/atau bangunan
  4. Royalti
  5. Hadiah dan penghargaan tertentu

Tidak semua transaksi dikenakan PPh 23, sehingga penting untuk memastikan terlebih dahulu apakah transaksi tersebut termasuk objek PPh 23 atau tidak.

Tarif PPh 23

Tarif PPh 23 yang umum digunakan adalah:

  • 2% dari jumlah bruto untuk jasa dan sewa selain tanah/bangunan
  • 15% dari jumlah bruto untuk dividen, bunga, dan royalti tertentu

Dalam praktik sehari-hari, tarif 2% adalah yang paling sering digunakan, sehingga pembahasan cara menghitung PPh 23 dalam artikel ini akan lebih fokus pada tarif 2%.

Dasar Pengenaan Pajak (DPP) PPh 23

Dasar Pengenaan Pajak PPh 23 adalah jumlah bruto, yaitu nilai sebelum dipotong pajak dan belum termasuk PPN. Ini penting karena kesalahan umum adalah menghitung PPh 23 dari nilai yang sudah termasuk PPN.

Rumus dasarnya:

PPh 23 = Tarif × DPP

Dengan memahami konsep ini, Anda akan lebih mudah mengikuti cara menghitung PPh 23.

Cara Menghitung PPh 23 Secara Manual

Sebelum masuk ke rumus Excel, mari pahami dulu cara menghitung PPh 23 di Excel secara konsep manual.

Contoh:

  • Nilai jasa (DPP): Rp 5.000.000
  • Tarif PPh 23: 2%

Maka:

PPh 23 = 2% × 5.000.000 = Rp 100.000

Nilai yang dibayarkan ke penyedia jasa:

5.000.000 − 100.000 = Rp 4.900.000

Konsep ini nantinya akan diterjemahkan ke dalam rumus Excel.

Tabel Contoh Perhitungan PPh 23

Berikut contoh tabel yang bisa Anda gunakan sebagai dasar cara menghitung PPh 23 di Excel:

Baca Juga  Panduan Lengkap Cara Mencatat Pajak PPh 21 di Jurnal dengan Contoh Kasus

Tabel seperti ini sangat ideal untuk diterapkan dalam Excel dan menjadi dasar utama cara menghitung PPh 23 di Excel.

Cara Menghitung PPh 23 di Excel Menggunakan Rumus Dasar

Misalkan struktur kolom Excel adalah sebagai berikut:

  • Kolom E: DPP
  • Kolom F: Tarif PPh 23
  • Kolom G: PPh 23
  • Kolom H: Nilai Dibayar

Rumus PPh 23

Jika di F3 sudah diketahui tarifnya 2% maka di sel G3 rumus yang bisa digunakan:

=E3*F3

Rumus Nilai Dibayar

Di sel H3:

=E3-G3

Dengan rumus ini, Anda sudah menerapkan cara menghitung PPh 23 di Excel secara otomatis. Berikut hasil akhirnya:

cara menghitung pph 23 di exce manual

Cara Menghitung PPh 23 di Excel Menggunakan IF

Jika Anda ingin Excel menentukan tarif secara otomatis berdasarkan jenis transaksi, gunakan rumus IF.

Contoh:

  • Kolom C berisi jenis transaksi

Rumus di F8:

=IF(D8="Royalti";E8*15%;E8*2%)

Rumus ini sangat membantu untuk cara menghitung PPh 23 di Excel yang lebih fleksibel. Berikut hasilnya:

cara menghitung pph 23 di exce dengan if

Cara Menghitung PPh 23 di Excel dengan VLOOKUP

Untuk data yang lebih kompleks, Anda bisa menggunakan tabel tarif dan fungsi VLOOKUP.

Contoh tabel tarif:

Rumus di sel D8:

=D8*VLOOKUP(C8;$B$3:$C$5;2;FALSE)

Ini adalah bentuk lanjutan dari cara menghitung PPh 23 di Excel yang lebih profesional. Berikut hasilnya:

cara menghitung pph 23 di exce dengan vlookup

Kesalahan Umum dalam Cara Menghitung PPh 23 di Excel

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  1. Menghitung PPh 23 dari nilai termasuk PPN
  2. Salah memilih tarif
  3. Tidak mengurangi PPh 23 dari nilai pembayaran
  4. Tidak mengunci sel tarif saat copy rumus

Dengan memahami kesalahan ini, cara menghitung PPh 23 di Excel akan menjadi lebih akurat.

Kesimpulan

Cara menghitung PPh 23 di Excel adalah solusi praktis dan efisien untuk mengelola kewajiban pajak atas jasa dan sewa. Dengan memahami pengertian PPh 23, tarif, dasar pengenaan pajak, serta menerapkan rumus Excel seperti perkalian sederhana, IF, dan VLOOKUP, Anda dapat mengotomatisasi perhitungan pajak dengan mudah.

Baca Juga  Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Menggunakan Rumus Excel

Penerapan cara menghitung PPh 23 di Excel tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan perhitungan. Dengan tabel contoh dan rumus yang telah dijelaskan, Anda bisa langsung mempraktikkan cara menghitung PPh 23 di Excel untuk kebutuhan administrasi sehari-hari.

Download Template Gratis

Bagi Anda yang ingin mencoba teknik ini secara langsung, kami telah menyiapkan template gratis yang dirancang khusus untuk membantu Anda mempraktikkan Tutorial Lengkap dan Praktis Cara Menghitung PPh 23 di Excel Secara Otomatis ini. File Excel bisa didownload melalui tautan berikut:

donate
Download contoh excel

Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkah secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel. Di sana teman-teman akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter