Dalam dunia bisnis, salah satu laporan yang paling penting untuk dipahami adalah laporan penjualan atau omset. Omset yang terukur dengan baik akan membantu pemilik usaha dalam mengambil keputusan, membuat strategi pemasaran, serta mengatur cash flow perusahaan. Salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk melakukan analisis adalah dengan menggunakan Microsoft Excel.
Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun menggunakan tiga jenis rumus Excel. Dengan adanya contoh rumus yang jelas, Anda bisa langsung mempraktikannya pada tabel penjualan yang sudah Anda miliki.
Contoh tabel terlampir berisi data sederhana berupa tanggal transaksi, produk, dan jumlah terjual. Data seperti ini biasanya menjadi dasar perhitungan omset, terutama bila Anda ingin melihat performa produk tertentu setiap bulan.
Berikut tiga rumus Excel yang bisa Anda gunakan:
1. Menghitung Omset Berdasarkan Bulan dan Tahun dengan SUMIFS
Sebagai contoh, berikut adalah tabel yang akan digunakan:

Rumus pertama yang bisa digunakan adalah SUMIFS, yang memang sering dipakai untuk menjumlahkan angka dengan beberapa kriteria. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
=SUMIFS($D$3:$D$27;$C$3:$C$27;H$3;$B$3:$B$27;">=1"&$F4&$G4;$B$3:$B$27;"<="&EOMONTH("1"&$F4&$G4;0))
Mari kita uraikan komponen rumus ini:
- $D$3:$D$27 → kolom yang berisi jumlah terjual atau nilai omset.
- $C$3:$C$27;H$3 → kriteria pertama, yaitu produk yang akan dihitung omsetnya.
- $B$3:$B$27;”>=1″&$F4&$G4 → kriteria tanggal awal, misalnya tanggal 1 pada bulan dan tahun tertentu.
- $B$3:$B$27;”<=”&EOMONTH(“1″&$F4&$G4;0)) → kriteria tanggal akhir, yaitu tanggal terakhir pada bulan yang dipilih.
Dengan menggunakan logika ini, Excel akan menjumlahkan semua omset pada kolom D sesuai dengan produk, bulan, dan tahun yang dipilih.

Metode ini sangat cocok bila Anda ingin menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun dengan data transaksi yang panjang, karena SUMIFS relatif ringan dan cepat dihitung.
2. Menghitung Omset Berdasarkan Bulan dan Tahun dengan SUMPRODUCT
Rumus kedua adalah SUMPRODUCT. Keunggulan dari rumus ini adalah fleksibilitasnya dalam memproses array dan menggabungkan logika perbandingan. Rumus yang digunakan adalah:
=SUMPRODUCT((--(TEXT($B$3:$B$27;"mmmyyy")=$F11&$G11));--($C$3:$C$27=H$10);$D$3:$D$27)
Penjelasan:
- TEXT($B$3:$B$27;”mmmyyy”) → mengubah format tanggal menjadi gabungan bulan dan tahun, misalnya
Jan2025. - =$F11&$G11 → mencocokkan bulan dan tahun dari sel referensi.
- $C$3:$C$27=H$10 → mencocokkan produk yang dihitung.
- $D$3:$D$27 → kolom nilai omset yang akan dijumlahkan.
Rumus ini bekerja dengan cara mengalikan logika perbandingan (benar = 1, salah = 0) dengan nilai omset. Hanya data yang sesuai dengan kriteria bulan, tahun, dan produk yang akan dijumlahkan.

Dengan SUMPRODUCT, Anda dapat melakukan perhitungan lebih kompleks tanpa harus membuat kolom tambahan. Rumus ini cukup populer untuk menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun secara praktis.
3. Menghitung Omset Berdasarkan Bulan dan Tahun dengan SUM + FILTER
Rumus ketiga lebih modern, menggunakan kombinasi SUM dan FILTER. Rumusnya adalah:
=SUM(FILTER($D$3:$D$27;($C$3:$C$27=H$17)*(TEXT($B$3:$B$27;"mmm")=$F18)*(YEAR($B$3:$B$27)=$G18);0))
Penjelasan:
- FILTER($D$3:$D$27;…) → menyaring data omset berdasarkan kriteria tertentu.
- ($C$3:$C$27=H$17) → filter berdasarkan produk.
- TEXT($B$3:$B$27;”mmm”)=$F18 → filter berdasarkan bulan.
- YEAR($B$3:$B$27)=$G18 → filter berdasarkan tahun.
- ;0 → jika tidak ada data yang cocok, maka hasilnya 0, bukan error.
Hasil dari FILTER berupa array nilai omset yang sesuai kriteria, kemudian dijumlahkan dengan SUM.

Rumus ini lebih modern dan intuitif dibandingkan SUMIFS maupun SUMPRODUCT, karena jelas terlihat bahwa data sedang disaring sesuai kriteria. Cocok digunakan di Excel 2021 atau Excel 365 yang sudah mendukung fungsi dynamic array.

Perbandingan Ketiga Rumus
- SUMIFS → paling mudah dipahami, cocok untuk data besar, sangat efisien.
- SUMPRODUCT → lebih fleksibel, bisa dipakai untuk logika yang lebih kompleks.
- SUM + FILTER → paling modern, mudah dibaca, tapi hanya tersedia di Excel versi terbaru.
Ketiganya bisa digunakan sesuai kebutuhan. Jika tujuan Anda hanya ingin menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun dengan cepat, SUMIFS adalah pilihan paling praktis. Namun, jika Anda ingin fleksibilitas lebih, SUMPRODUCT atau FILTER bisa jadi alternatif.
Kesimpulan
Mengelola data penjualan dengan Excel akan jauh lebih efektif jika Anda mampu menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun dengan tepat. Dengan tiga rumus berbeda — SUMIFS, SUMPRODUCT, dan SUM + FILTER — Anda memiliki pilihan yang bisa disesuaikan dengan versi Excel dan kompleksitas kebutuhan.
Bagi pemilik usaha kecil, rumus sederhana SUMIFS sudah lebih dari cukup. Untuk perusahaan yang membutuhkan analisis lebih kompleks, SUMPRODUCT menjadi solusi fleksibel. Sedangkan untuk pengguna Excel versi terbaru, FILTER adalah pilihan modern yang jelas dan praktis.
Dengan menguasai tiga rumus ini, Anda bisa membuat laporan penjualan yang detail, akurat, dan mudah dipahami. Tidak hanya itu, Anda juga dapat membandingkan performa produk dari bulan ke bulan, serta memantau pertumbuhan omset tahunan.
Jadi, jangan ragu untuk mencoba ketiga cara ini pada data penjualan Anda. Karena pada akhirnya, kemampuan menghitung omset berdasarkan bulan dan tahun adalah salah satu kunci dalam mengelola bisnis yang lebih profesional.
Download Template Gratis
Bagi Anda yang ingin mencoba teknik ini secara langsung, kami telah menyiapkan template gratis yang dirancang khusus untuk membantu Anda mempraktikkan 3 Rumus Excel untuk Menghitung Omset Berdasarkan Bulan dan Tahun ini. File Excel bisa didownload melalui tautan berikut:
Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkah secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel. Di sana teman-teman akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!











0 Komentar