Cara Mudah Menghitung Selisih Waktu di Excel dengan Fungsi DATEDIF

oleh | 7 Des 2023 | Belajar Excel, Excel Beginner, Tips Excel | 0 Komentar

Pernahkah Anda bertanya-tanya seberapa lama suatu peristiwa terjadi atau berapa umur seseorang dalam rentang tahun dan hari tertentu? Excel menyediakan rumus yang berguna untuk menghitung selisih waktu di Excel. Selisih waktu atau umur ini bisa dengan mudah dihitung menggunakan rumus DATEDIF. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menghitung selisih waktu di Excel dengan rumus DATEDIF.

Apa itu Fungsi DATEDIF?

DATEDIF merupakan singkatan dari “date difference,” dan meskipun rumus ini tidak terdokumentasi secara resmi oleh Microsoft, ia tetap banyak digunakan dan sangat berguna. Rumus ini membantu Anda menghitung selisih waktu di Excel antara dua tanggal dalam bentuk tahun, bulan, atau hari.

Sintaksis Fungsi DATEDIF

=DATEDIF(start_date; end_date; "unit")
  • start_date: Tanggal awal.
  • end_date: Tanggal akhir.
  • "unit": Satuan waktu yang diinginkan (“Y” untuk tahun, “M” untuk bulan, “D” untuk hari).

Contoh Fungsi DATEDIF untuk Menghitung Selisih Waktu di Excel

Contoh 1: Menghitung Selisih Satuan Tahun

Misalkan Anda memiliki tabel tanggal mulai dan tanggal selesai seperti pada tabel berikut:

tabel menghitung selisih waktu di Excel

Dan ingin menghitung selisih tahunnya. Untuk kebutuhan tersebut di sel D6 gunakan rumus berikut:

=DATEDIF($B6;$C6;"y")

Hasilnya akan memberikan hasil dalam tahun. Copy dan paste rumus tersebut ke sel di bawahnya. Dan hasilnya adalah:

hitung selisih tahun

Contoh 2: Menghitung Selisih Satuan Bulan

Jika Anda ingin menghitung berapa lama selisih waktu dalam satuan bulan, gunakan rumus berikut di sel E6:

=DATEDIF($B6;$C6;"m")

Hasilnya akan memberikan selisih dalam bulan. Copy dan paste rumus tersebut ke sel di bawahnya. Dan hasilnya adalah:

Baca Juga  Cara Membuat Rumus Grade Nilai Otomatis di Excel dengan Formula Array
hitung selisih bulan

Contoh 3: Menghitung Selisih Satuan Hari

Jika ingin menghitung selisih dalam satuan hari maka di sel F6 rumusnya menjadi:

=DATEDIF($B6;$C6;"d")

Copy dan paste rumus ke sel di bawahnya dan hasilnya:

hitung selisih hari

Contoh 4: Menghitung Selisih Tahun Lebih dalam Hari atau Bulan

Misalnya kita ingin menghitung kelebihan hari dalam tahun maka di sel G6 rumusnya adalah:

=DATEDIF($B6;$C6;"yd")

Dan hasilnya:

selisih tahun dan hari

Jika ingin menghitung kelebihan bulan dalam tahun maka di sel H6 rumusnya adalah:

=DATEDIF($B6;$C6;"md")

Dan hasilnya:

selisih tahun dan bulan

Contoh 5: Membuat Deskripsi dalam Tahun, Bulan dan Hari

Untuk membuat deskripsi selisih dalam tahun, bulan dan tahun yang bersumber dari rangkaian sel-sel sebelumnya, di sel I6 rumus yang digunakan:

=IF(D6>0;D6&" Tahun lebih "&G6&" Hari.";E6&" Bulan lebih "&H6&" Hari.")

Copy dan paste rumus tersebut ke sel di bawahnya. Hasilnya adalah:

deskripsi hasil menghitung selisih waktu di Excel
Penjelasan Rumus

Rumus Excel ini adalah rumus yang menggunakan fungsi IF untuk melakukan pengecekan kondisi. Mari kita uraikan rumus tersebut:

  1. IF(D6>0; ... ; ...): Ini adalah fungsi IF yang digunakan untuk mengecek kondisi tertentu. Dalam hal ini, kondisi yang diperiksa adalah apakah nilai di sel D6 lebih dari 0.
  2. D6&" Tahun lebih "&G6&" Hari.": Jika kondisi di atas terpenuhi (nilai di D6 lebih dari 0), maka bagian ini akan dieksekusi. Ini akan menggabungkan nilai di sel D6 dengan teks ” Tahun lebih ” dan nilai di sel G6, kemudian menambahkan teks ” Hari.”. Hasilnya adalah suatu teks yang memberikan informasi tentang berapa tahun dan berapa hari.
  3. E6&" Bulan lebih "&H6&" Hari.": Jika kondisi di atas tidak terpenuhi, maka bagian ini akan dieksekusi. Ini akan menggabungkan nilai di sel E6 dengan teks ” Bulan lebih ” dan nilai di sel H6, kemudian menambahkan teks ” Hari.”. Hasilnya adalah suatu teks yang memberikan informasi tentang berapa bulan dan berapa hari.
Baca Juga  Cara Cepat Mengelompokkan Data Transaksi Pengeluaran Berdasarkan Kategori di Excel

Rumus ini digunakan untuk memberikan deskripsi lebih lanjut terkait lamanya waktu dalam bentuk tahun dan hari, atau bulan dan hari, tergantung pada kondisi yang diperiksa oleh fungsi IF.

Catatan Penting

  1. Format Tanggal: Pastikan sel yang berisi tanggal memiliki format yang benar. Jika tidak, Anda dapat menggunakan fungsi DATE untuk mengonversi teks ke format tanggal.
  2. Pentingnya Satuan Waktu: Pilih satuan waktu yang sesuai dengan kebutuhan Anda (“Y” untuk tahun, “M” untuk bulan, “D” untuk hari). Jika Anda ingin menggabungkan beberapa satuan waktu, Anda dapat menggabungkan beberapa rumus DATEDIF.
  3. Ketelitian: Rumus DATEDIF memiliki beberapa kelemahan dan tidak selalu memberikan hasil yang akurat dalam semua situasi. Sebaiknya, perhatikan perbedaan hasil, terutama untuk rentang waktu yang melibatkan tahun kabisat dan bulan.

Dengan memahami dan menggunakan rumus DATEDIF ini, Anda dapat dengan mudah menghitung lamanya waktu dalam format yang sesuai dengan kebutuhan Anda dalam lembar kerja Excel. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!

Download

Untuk yang ingin memiliki file Excel ini, file bisa diunduh melalui tautan di bawah ini:

0 Komentar

Trackbacks/Pingbacks

  1. Cara Menghitung THR Karyawan Sesuai Aturan Pemerintah dengan Rumus Excel - […] adalah menghitung masa kerja karyawan yang bersangkutan untuk menentukan besaran THRnya. Gunakan fungsi DATEDIF pada Excel untuk mendapatkan angka…
  2. Cara Cepat Menghitung Umur di Excel Secara Detail dengan Rumus Sederhana - Depot Excel - […] di Excel, kita harus mencari selisih antara tanggal lahir dan tanggal saat ini. Ini dilakukan dengan rumus Excel yang…

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter