Cara Mudah Mencari Data Omset Sesuai Target dengan Formula Array di Excel

oleh | 19 Mar 2024 | Belajar Excel, Excel Elementary, Excel Intermediate, Tips Excel | 0 Komentar

Dalam dunia bisnis, penting untuk memantau kinerja keuangan agar tetap sesuai dengan target yang ditetapkan. Salah satu cara untuk mencari data omset sesuai target atau bahkan melampauinya adalah dengan menggunakan Microsoft Excel dan formula array yang kuat. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mencari data omset sesuai target atau bahkan di atas target menggunakan formula array di Excel.

Langkah 1: Persiapan Mencari Data Omset Sesuai Target

Langkah pertama untuk mencari data omset sesuai target adalah mempersiapkan data omset dan target yang ingin kita analisis. Misalnya, kita memiliki data omset pada kolom C5:C16 dan target yang ditetapkan pada sel E2. Berikut adalah contoh tabelnya:

tabel untuk mencari data omset sesuai target

Dalam contoh di atas, Di kolom “Sesuai / Di Atas Target” kita akan menampilkan data omset yang di atas atau sama dengan target, sementara bulan-bulan yang omsetnya di bawah target tidak ditampilkan.

Dengan menggunakan formula array di Excel, kita dapat dengan mudah mencari data omset sesuai target atau tidak untuk kemudian menganalisis dan memvisualisasikan data omset yang sesuai atau di atas target tersebut untuk membantu kita dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengelola bisnis.

Langkah 2: Menyiapkan Formula Array

Setelah data dipersiapkan, kita dapat menggunakan formula array untuk mengambil data omset yang di atas atau sama dengan target. Formula array untuk menyelesaikan soal tersebut yang digunakan di banyak kolom (range D5:D16) adalah:

=(C5:C16>=E2)*(C5:C16)

Formula ini bekerja dengan cara berikut:

  • (C5:C16>=E2): Bagian ini menghasilkan nilai TRUE jika nilai omset di kolom C5:C16 lebih besar atau sama dengan nilai target yang ditetapkan di sel E2, dan FALSE jika tidak.
  • *(C5:C16): Bagian ini mengalikan nilai TRUE dan FALSE dengan nilai omset yang sesuai di kolom C5:C16. Ketika kondisi dari langkah sebelumnya benar (TRUE), nilai omset akan tetap, sedangkan jika salah (FALSE), nilai omset akan menjadi 0.
Baca Juga  Cara Mudah Rekapitulasi Absensi Karyawan, Guru Atau Siswa di Excel

Dengan demikian, formula array ini akan menghasilkan daftar omset yang sesuai atau di atas target, sementara omset yang di bawah target akan diabaikan atau bernilai 0.

Langkah 3: Cara Menggunakan Formula Array di Banyak Kolom

Salah satu kelebihan formula array adalah kemampuannya untuk diterapkan di banyak kolom sekaligus. Kita dapat menyalin formula array di atas ke sejumlah kolom yang dibutuhkan, dan formula tersebut akan bekerja dengan data yang sesuai di setiap kolom yang dalam hal ini adalah range D5:D16. Caranya block range D5:D16 kemudian di formula bar ketik rumusnya: =(C5:C16>=E2)*(C5:C16). Jika sudah, karena ini formula array maka akhiri menulisan rumusnya dengan menekan Ctrl + Shift dan Enter (tidak hanya Enter).

Jika dilakukan dengan benar maka akan ada simbol kurung kurawal yang muncul secara otomatis mengapit rumusnya menjadi seperti berikut: {=(C5:C16>=E2)*(C5:C16)}. Berikut adalah hasilnya dalam tabel contoh di atas:

rumus Excel untuk mencari data omset sesuai target

Langkah 4: Mengisi Kolom Keterangan

Misalkan Anda memiliki data omset penjualan bulanan dalam rentang C5:C16 seperti contoh tabel di atas dan target omset per bulan ditetapkan di sel E2 juga. Dengan menggunakan formula array Excel yang ditulis dibanyak kolom sekaligus pekerjaan ini akan lebih cepat.

Untuk langkahnya masih sama seperti yang pertama yaitu block range E5:E16 kemudian di formula bar ketik rumusnya: =IF(C5:C16=$E$2;"Sesuai Target";IF(C5:C16>$E$2;"Di Atas Target";"Di Bawah Target")). Jika sudah, karena ini formula array maka akhiri menulisan rumusnya dengan menekan Ctrl + Shift dan Enter (tidak hanya Enter).

Sebenarnya ini penggunaan fungsi IF bertingkat sederhana ya, hanya saja karena kita memperlakukannya sebagai array maka Logical Test-nya dibuat berupa rentang sel (range) yakni C5:C16. Dan berikut adalah hasilnya:

Baca Juga  10 Tips Memulai Belajar Excel untuk Pemula
membuat keterangan data omset sesuai target atau tidak

Formula ini bekerja dengan cara berikut:

  • C5:C16=$E$2 mengevaluasi apakah nilai omset dalam rentang tersebut sama dengan target yang ada di sel E2.
  • IF(C5:C16>$E$2;"Di Atas Target";"Di Bawah Target") mengevaluasi apakah nilai omset lebih besar dari target atau tidak.

Sementara Interpretasi Hasil Formulanya sendiri adalah sebagai berikut:

  • Jika omset sama dengan target yang ditetapkan, keterangan “Sesuai Target” akan muncul.
  • Jika omset lebih besar dari target, keterangan “Di Atas Target” akan muncul.
  • Jika omset lebih kecil dari target, keterangan “Di Bawah Target” akan muncul.

Kesimpulan

Dengan menggunakan formula array di Excel, kita dapat dengan mudah mencari data omset sesuai target atau tidak untuk kemudian menganalisis dan memvisualisasikan data omset yang sesuai atau di atas target tersebut untuk membantu kita dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengelola bisnis.

Sementara terkait memberikan keterangan terkait omset yang di bawah target, di atas target, dan sesuai target memungkinkan Anda untuk secara efisien menganalisis kinerja omset dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan pemahaman yang baik tentang cara menggunakan formula array ini, Anda dapat meningkatkan analisis dan pengambilan keputusan dalam bisnis Anda. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna bagi pembaca dalam mengoptimalkan penggunaan Excel untuk tujuan evaluasi kinerja bisnis.

Demikianlah cara mengambil data omset sesuai target, di atas target atau di bawah target dan memberi keterangan pencapaiannya di Microsoft Excel menggunakan formula array di banyak kolom. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dalam memahami dan mengoptimalkan penggunaan Excel dalam analisis keuangan.

Terakhir, bagi yang membutuhkan file contoh Cara Mudah Mencari Data Omset Sesuai Target dengan Formula Array di Excel ini, File Excel bisa diunduh melalui tautan di bawah ini:

Baca Juga  Cara Menghitung Payback Period di Excel dengan Rumus Excel Sederhana

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter