Membuat Aplikasi Bagan Pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 Otomatis

oleh | 24 Apr 2024 | Belajar Excel | 0 Komentar

Piala Asia atau AFC U23 Qatar 2024 adalah salah satu turnamen sepak bola di asia yang paling dinanti-nantikan. Untuk mengorganisir dan mengikuti perkembangan turnamen dengan lebih mudah, Anda dapat membuat aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 otomatis yang mencakup jadwal, hasil pertandingan, dan klasemen menggunakan rumus Excel.

Disamping untuk Piala Asia atau AFC U23 Qatar 2024, aplikasi bagan pertandingan Excel ini juga bisa digunakan untuk template bagan pertandingan pada turnamen sepak bola yang bagan dan skema pertandingannya sama dengan bagan pertandingan AFC U23 Asian Cup 2024 di Qatar.

Dan berikut adalah langkah-langkah membuat aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 otomatis menggunakan rumus Excel sederhana:

Menyiapkan Data Pertandingan

Pertama, sebelum membuat aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 otomatis, buat spreadsheet Excel baru dan siapkan data pertandingan seperti nama tim, grup (Grup A, Grup B, dll.), tanggal pertandingan dan hasil pertandingan. Gunakan kolom-kolom seperti “Grup”, “Tim A”, “Tim B”, “Tanggal”, “Stadion”, “Hasil”, dan lainnya sesuai kebutuhan.

aplikasi bagan pertandingan Excel
jadwal 8 besar AFC U23 di Excel

Membuat Aplikasi Bagan Pertandingan Excel Otomatis

1. Menghitung Jumlah Main Tim

Untuk menghitung jumlah pertandingan yang sudah dimainkan oleh masing-masing tim gunakan rumus SUMPRODUCT berikut di sel K7:

=SUMPRODUCT(--(ISNUMBER(SEARCH($J$7;$D$7:$G$30))))

Copy dan paste rumus tersebut ke sel yang ada di bawahnya. Dan berikut adalah hasilnya:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah kombinasi dari beberapa fungsi, yaitu SEARCH, ISNUMBER, dan SUMPRODUCT. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. SEARCH($J$7;$D$7:$G$30): Bagian ini menggunakan fungsi SEARCH untuk mencari nilai yang ada di sel J7 di dalam rentang sel D7 hingga G30. Fungsi SEARCH akan mengembalikan posisi pertama di mana nilai di sel J7 ditemukan di dalam teks yang ada di sel D7 hingga G30. Jika nilai tidak ditemukan, fungsi SEARCH akan mengembalikan nilai #VALUE!.
  2. ISNUMBER(...): Fungsi ISNUMBER digunakan untuk menguji apakah nilai yang dikembalikan oleh fungsi SEARCH adalah angka (misalnya, posisi di mana nilai ditemukan). Jika nilai tersebut adalah angka, maka ISNUMBER akan mengembalikan TRUE; jika tidak, maka akan mengembalikan FALSE.
  3. --(...): Bagian ini digunakan untuk mengonversi nilai TRUE dan FALSE yang dihasilkan oleh fungsi ISNUMBER menjadi 1 dan 0 secara berturut-turut. Dengan kata lain, nilai TRUE akan diubah menjadi 1 dan nilai FALSE akan diubah menjadi 0.
  4. SUMPRODUCT(...): Fungsi SUMPRODUCT digunakan untuk menghitung jumlah dari produk dari masing-masing elemen dari dua atau lebih array. Di dalam rumus ini, SUMPRODUCT digunakan untuk menjumlahkan hasil dari operasi konversi nilai TRUE/FALSE menjadi 1/0 yang dihasilkan oleh fungsi ISNUMBER dan –.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan pencarian nilai yang ada di sel J7 di dalam rentang sel D7 hingga G30. Kemudian, rumus menghitung jumlah kemunculan nilai tersebut dan menghasilkan total jumlahnya.

2. Menghitung Jumlah Menang, Seri dan Kalah Tim

Langkah berikutnya dari membuat template bagan pertandingan ini adalah menghitung jumlah kemenangan di sel L7 menggunakan rumus Excel berikut:

=SUMPRODUCT(($D$7:$D$30=J7)($E$7:$E$30>$F$7:$F$30))+SUMPRODUCT(($G$7:$G$30=J7)($E$7:$E$30<$F$7:$F$30))

kemudian untuk membuat aplikasi bagan pertandingan Excel ini masukkan rumus untuk menghitung hasil seri di sel M7:

=SUMPRODUCT(($D$7:$D$30=J7)($E$7:$E$30=$F$7:$F$30))+SUMPRODUCT(($G$7:$G$30=J7)($E$7:$E$30=$F$7:$F$30))

Dan untuk menghitung hasil kalah di sel N7 gunakan rumus berikut:

=SUMPRODUCT(($D$7:$D$30=J7)($E$7:$E$30<$F$7:$F$30))+SUMPRODUCT(($G$7:$G$30=J7)($E$7:$E$30>$F$7:$F$30))

Dan jika tiap sel sudah diisi semua dengan rumus maka hasilnya akan seperti berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah kombinasi dari fungsi SUMPRODUCT yang digunakan untuk menghitung jumlah data yang memenuhi beberapa kondisi tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. ($D$7:$D$30=J7): Bagian ini adalah kondisi pertama dalam rumus. Ini membandingkan nilai-nilai yang ada di sel D7 hingga D30 dengan nilai yang ada di sel J7. Jika nilai di sel D7 hingga D30 sama dengan nilai di sel J7, kondisi ini akan menghasilkan array yang berisi nilai TRUE atau FALSE tergantung pada apakah kondisi tersebut terpenuhi atau tidak.
  2. ($E$7:$E$30>$F$7:$F$30): Bagian ini adalah kondisi kedua dalam rumus. Ini membandingkan nilai-nilai yang ada di sel E7 hingga E30 dengan nilai-nilai yang ada di sel F7 hingga F30. Kondisi ini menghasilkan array yang berisi nilai TRUE atau FALSE tergantung pada apakah nilai di sel E7 hingga E30 lebih besar dari nilai yang sesuai di sel F7 hingga F30.
  3. SUMPRODUCT(...): Fungsi SUMPRODUCT digunakan untuk menghitung jumlah produk dari masing-masing elemen dari dua atau lebih array. Di dalam rumus ini, SUMPRODUCT digunakan untuk menjumlahkan hasil perkalian dari array-array yang dihasilkan oleh kondisi pertama dan kedua.
  4. +: Operator penjumlahan digunakan untuk menambahkan hasil dari kedua SUMPRODUCT yang berbeda kondisi.
Baca Juga  Cara Membuat Rumus Terbilang Excel Tanpa Menggunakan Add-Ins

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut menghitung jumlah data yang memenuhi dua kondisi:

  • Kondisi pertama adalah data di sel D7 hingga D30 sama dengan nilai di sel J7.
  • Kondisi kedua adalah data di sel E7 hingga E30 lebih besar dari data di sel F7 hingga F30.

Rumus tersebut kemudian menjumlahkan jumlah data yang memenuhi kedua kondisi tersebut dan menghasilkan total jumlahnya.

3. Menghitung Jumlah Gol Memasukkan, Gol Kemasukan dan Selisih Gol

Langkah berikutnya adalah menghitung jumlah gol memasukkan di sel O7 menggunakan fungsi SUMIF berikut:

=SUMIF($D$7:$D$30;J7;$E$7:$E$30)+SUMIF($G$7:$G$30;J7;$F$7:$F$30)

Menghitung jumlah gol kemasukkan di sel P7 adalah:

=SUMIF($D$7:$D$30;J7;$F$7:$F$30)+SUMIF($G$7:$G$30;J7;$E$7:$E$30)

dan untuk menghitung selisih golnya tinggal hasil di sel O7 dikurangi hasil di sel P7 menggunakan rumus: =O7-P7. Jika benar maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah kombinasi dari dua fungsi SUMIF yang digunakan untuk menghitung jumlah data berdasarkan satu kriteria tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. SUMIF($D$7:$D$30;J7;$E$7:$E$30): Bagian ini menggunakan fungsi SUMIF untuk menghitung jumlah data berdasarkan kriteria tertentu di sel D7 hingga D30. Fungsi SUMIF memiliki tiga argumen: rentang data yang akan dianalisis (D7:D30), kriteria yang akan dicocokkan (J7), dan rentang data yang akan dijumlahkan (E7:E30). Fungsi ini akan menjumlahkan nilai-nilai di rentang E7:E30 yang sesuai dengan kriteria yang ada di sel J7.
  2. SUMIF($G$7:$G$30;J7;$F$7:$F$30): Bagian ini juga menggunakan fungsi SUMIF, namun kali ini dengan menggunakan rentang data G7:G30 sebagai kriteria pencocokan. Fungsi ini juga memiliki tiga argumen yang serupa dengan yang pertama: rentang data (G7:G30), kriteria (J7), dan rentang data yang akan dijumlahkan (F7:F30). Fungsi ini akan menjumlahkan nilai-nilai di rentang F7:F30 yang sesuai dengan kriteria yang ada di sel J7.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut menghitung jumlah data yang memenuhi dua kriteria:

  • Kriteria pertama adalah data di sel D7 hingga D30 sama dengan nilai di sel J7, dan jumlahnya diambil dari rentang E7:E30.
  • Kriteria kedua adalah data di sel G7 hingga G30 sama dengan nilai di sel J7, dan jumlahnya diambil dari rentang F7:F30.

Rumus tersebut kemudian menjumlahkan kedua hasil SUMIF yang berbeda kriteria tersebut dan menghasilkan total jumlahnya.

4. Menghitung Jumlah Poin dan Ranking Klasemen

Untuk menghitung jumlah poin masing-masing tim di sel R7 bisa gunakan perhitungan matematika dasar berikut: =(L73)+(M71). Sementara untuk meranking posisi klasemen dari masing-masing tim berdasarkah hasil pertandingan, rumus yang bisa digunakan di sel S7 adalah sebagai berikut:

=IF(Q7<0;RANK.EQ(R7;$R$7:$R$10;0)+COUNTIFS($R$7:$R$10;R7;$Q$7:$Q$10;">"&Q7);RANK.EQ(R7;$R$7:$R$10;0)+COUNTIFS($R$7:$R$10;R7;$Q$7:$Q$10;"<"&Q7))

Dan jika benar maka hasilnya sebagai berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah rumus kompleks yang menggunakan fungsi IF, RANK.EQ, dan COUNTIFS untuk menghasilkan nilai berdasarkan beberapa kondisi tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. IF(Q7<0; ... ; ...): Fungsi IF digunakan untuk membuat suatu keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Dalam kasus ini, jika nilai di sel Q7 kurang dari 0, maka rumus akan menjalankan bagian pertama (yang terletak di antara titik koma pertama dan kedua); jika tidak, rumus akan menjalankan bagian kedua (yang terletak di antara titik koma kedua dan ketiga).
  2. RANK.EQ(R7;$R$7:$R$10;0): Bagian pertama dari fungsi IF adalah RANK.EQ. Fungsi ini digunakan untuk menghitung peringkat relatif suatu nilai di antara rentang nilai lainnya. Dalam rumus ini, RANK.EQ menghitung peringkat nilai di sel R7 di dalam rentang nilai R7:R10, dengan 0 sebagai argumen ketiga yang menunjukkan bahwa peringkat dihitung dari nilai terbesar ke terkecil.
  3. COUNTIFS($R$7:$R$10;R7;$Q$7:$Q$10;">"&Q7): Bagian ini adalah COUNTIFS yang digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memenuhi beberapa kriteria tertentu. COUNTIFS memiliki dua kriteria di sini: nilai di sel R7 harus sama dengan nilai di rentang R7:R10, dan nilai di sel Q7 harus lebih kecil dari nilai di rentang Q7:Q10. Tanda “&” digunakan untuk menggabungkan teks dan nilai di dalam rumus.
  4. COUNTIFS($R$7:$R$10;R7;$Q$7:$Q$10;"<"&Q7): Bagian ini adalah COUNTIFS yang juga digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memenuhi kriteria. Namun, dalam hal ini, kriteria pertama tetap sama dengan nilai di sel R7 sama dengan nilai di rentang R7:R10, tetapi kriteria kedua adalah nilai di sel Q7 harus lebih besar dari nilai di rentang Q7:Q10.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan perhitungan berikut:

  • Jika nilai di sel Q7 kurang dari 0, maka rumus akan menghitung peringkat nilai di sel R7 di dalam rentang nilai R7:R10, dan menambahkan jumlah sel di mana nilai di sel R sama dengan nilai di rentang tersebut dan nilai di sel Q lebih besar dari nilai di rentang Q.
  • Jika nilai di sel Q7 tidak kurang dari 0, maka rumus akan menghitung peringkat nilai di sel R7 di dalam rentang nilai R7:R10, dan menambahkan jumlah sel di mana nilai di sel R sama dengan nilai di rentang tersebut dan nilai di sel Q lebih kecil dari nilai di rentang Q.
Baca Juga  Cara Cepat Memahami Fungsi DAVERAGE Excel untuk Mengoptimalkan Database

Hasil akhir dari rumus ini akan menjadi nilai yang dihasilkan oleh fungsi IF berdasarkan kondisi yang terpenuhi.

Membuat Jadwal Pertandingan dan Hasilnya di Fase Gugur

1. Jadwal Perempat Final dan Tim yang Lolos

Untuk membuat bagan jadwal pertandingan secara otomatis menampilkan nama-nama tim yang lolos pada template bagan pertandingan ini maka rumus Excel pada sel D35 adalah sebagai berikut:

=INDEX($J$7:$J$10;MATCH(1;$S$7:$S$10;0))

Yang akan tampil di perempat final ini adalah juara grup dari Grup A melawan runner up dari Grub B. Maka untuk menampilkan runner up di sel G35 adalah sebagai berikut:

=INDEX($J$14:$J$17;MATCH(2;$S$14:$S$17;0))

Dan jika benar, maka hasilnya sebagai berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah kombinasi dari fungsi INDEX dan MATCH, yang digunakan untuk mencari dan mengambil nilai dari suatu rentang berdasarkan kriteria tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. INDEX($J$7:$J$10; ...): Fungsi INDEX digunakan untuk mengambil nilai dari suatu rentang sel berdasarkan posisinya. Dalam rumus ini, rentang sel yang dimaksud adalah J7:J10, yang berisi nilai yang ingin diambil.
  2. MATCH(1;$S$7:$S$10;0): Fungsi MATCH digunakan untuk mencari nilai tertentu di dalam rentang sel dan mengembalikan posisi pertama di mana nilai tersebut ditemukan. Dalam rumus ini, kita mencari nilai 1 di rentang S7:S10, dengan 0 sebagai argumen ketiga yang menunjukkan pencarian yang tepat (exact match).

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan hal berikut:

  • Fungsi MATCH mencari nilai 1 di dalam rentang S7:S10 dan mengembalikan posisi pertama di mana nilai tersebut ditemukan.
  • Fungsi INDEX kemudian mengambil nilai dari rentang J7:J10 berdasarkan posisi yang dikembalikan oleh fungsi MATCH. Jadi, rumus ini mengambil nilai dari sel J7:J10 yang berada di posisi yang sesuai dengan posisi di mana nilai 1 ditemukan di rentang S7:S10.

Hasil akhir dari rumus ini adalah nilai yang diambil dari sel J7:J10 berdasarkan posisi di mana nilai 1 ditemukan di rentang S7:S10.

2. Jadwal Semi Final dan Tim yang Lolos

Rumus yang digunakan untuk mengambil tim yang lolos ke semi final adalah pemenang dari masing-masing pertandingan di perempat final. Oleh karena itu langkah berikutnya dari membuat aplikasi bagan pertandingan Excel ini adalah memasukkan rumus berikut di sel D42:

=IF(ISBLANK(E36);"Pemenang QF 2";IF(E36>F36;D36;G36))

Dan untuk lawannya di sel G42 rumus yang digunakan adalah:

=IF(ISBLANK(E38);"Pemenang QF 4";IF(F38>E38;G38;D38))

Dan jika benar maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah rumus IF yang digunakan untuk membuat suatu keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. ISBLANK(E36): Bagian ini menggunakan fungsi ISBLANK untuk mengecek apakah sel E36 kosong atau tidak. Jika sel E36 kosong, maka fungsi ini akan mengembalikan nilai TRUE; jika tidak, akan mengembalikan nilai FALSE.
  2. "Pemenang QF 2": Jika sel E36 kosong (TRUE), maka rumus akan mengembalikan teks “Pemenang QF 2” sebagai hasilnya. Ini adalah nilai yang akan ditampilkan jika kondisi pertama dalam fungsi IF terpenuhi.
  3. IF(E36>F36;D36;G36): Bagian ini adalah bagian kedua dari fungsi IF. Fungsi IF digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi. Dalam hal ini, kondisinya adalah apakah nilai di sel E36 lebih besar dari nilai di sel F36.
  • Jika nilai di sel E36 lebih besar dari nilai di sel F36, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel D36 sebagai hasilnya.
  • Jika tidak, artinya nilai di sel E36 tidak lebih besar dari nilai di sel F36, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel G36 sebagai hasilnya.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan hal berikut:

  • Jika sel E36 kosong, maka hasilnya akan menjadi “Pemenang QF 2”.
  • Jika sel E36 tidak kosong dan nilainya lebih besar dari nilai di sel F36, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel D36.
  • Jika sel E36 tidak kosong dan nilainya tidak lebih besar dari nilai di sel F36, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel G36.

3. Jadwal Final dan Tim yang Bertanding

Langkah berikutnya dari membuat aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 ini adalah memasukkan rumus di sel D47 yang merupakan pemenang dari pertandingan pertama dari babak semi final. Rumus yang digunakan di sel D47 ini adalah:

=IF(ISBLANK(E42);"Pemenang SF 1";IF(E42>F42;D42;G42))

Sementara untuk sel G47 adalah pemenang dari pertandingan kedua dari babak semi final. Maka rumus yang bisa diisi untuk template bagan pertandingan final AFC U23 Asian Cup 2024 ini adalah:

=IF(ISBLANK(E43);"Pemenang SF 2";IF(F43>E43;G43;D43))

Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

Baca Juga  Membuat Format NPWP di Excel dengan Rumus Sederhana

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah rumus IF yang digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Mari kita bahas setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. ISBLANK(E42): Bagian ini menggunakan fungsi ISBLANK untuk memeriksa apakah sel E42 kosong atau tidak. Jika sel E42 kosong, maka fungsi ini akan mengembalikan nilai TRUE; jika tidak, akan mengembalikan nilai FALSE.
  2. "Pemenang SF 1": Jika sel E42 kosong (TRUE), maka rumus akan mengembalikan teks “Pemenang SF 1” sebagai hasilnya. Ini adalah nilai yang akan ditampilkan jika kondisi pertama dalam fungsi IF terpenuhi.
  3. IF(E42>F42;D42;G42): Bagian ini adalah bagian kedua dari fungsi IF. Fungsi IF digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi. Dalam hal ini, kondisinya adalah apakah nilai di sel E42 lebih besar dari nilai di sel F42.
  • Jika nilai di sel E42 lebih besar dari nilai di sel F42, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel D42 sebagai hasilnya.
  • Jika tidak, artinya nilai di sel E42 tidak lebih besar dari nilai di sel F42, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel G42 sebagai hasilnya.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan hal berikut:

  • Jika sel E42 kosong, maka hasilnya akan menjadi “Pemenang SF 1”.
  • Jika sel E42 tidak kosong dan nilainya lebih besar dari nilai di sel F42, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel D42.
  • Jika sel E42 tidak kosong dan nilainya tidak lebih besar dari nilai di sel F42, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel G42.

4. Menampilkan Juara AFC U23 Asian Cup 2024 Qatar

Langkah terakhir dari pembuatan aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 ini adalah menampilkan juara AFC U23 Asian Cup 2024 Qatar. Rumus yang bisa digunakan di sel B51 adalah:

=IF(ISBLANK(E47);"Pemenang F 1";IF(E47>F47;D47;G47))

Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

Penjelasan Rumus
Rumus Excel ini adalah rumus IF yang digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Mari kita jelaskan setiap bagian dari rumus tersebut:

  1. ISBLANK(E47): Bagian ini menggunakan fungsi ISBLANK untuk mengecek apakah sel E47 kosong atau tidak. Jika sel E47 kosong, maka fungsi ini akan mengembalikan nilai TRUE; jika tidak, akan mengembalikan nilai FALSE.
  2. "Pemenang F 1": Jika sel E47 kosong (TRUE), maka rumus akan mengembalikan teks “Pemenang F 1” sebagai hasilnya. Ini adalah nilai yang akan ditampilkan jika kondisi pertama dalam fungsi IF terpenuhi.
  3. IF(E47>F47;D47;G47): Bagian ini adalah bagian kedua dari fungsi IF. Fungsi IF digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi. Dalam hal ini, kondisinya adalah apakah nilai di sel E47 lebih besar dari nilai di sel F47.
  • Jika nilai di sel E47 lebih besar dari nilai di sel F47, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel D47 sebagai hasilnya.
  • Jika tidak, artinya nilai di sel E47 tidak lebih besar dari nilai di sel F47, maka rumus akan mengembalikan nilai di sel G47 sebagai hasilnya.

Jadi, secara keseluruhan, rumus tersebut melakukan hal berikut:

  • Jika sel E47 kosong, maka hasilnya akan menjadi “Pemenang F 1”.
  • Jika sel E47 tidak kosong dan nilainya lebih besar dari nilai di sel F47, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel D47.
  • Jika sel E47 tidak kosong dan nilainya tidak lebih besar dari nilai di sel F47, maka hasilnya akan menjadi nilai di sel G47.

Penutup

Piala Asia atau AFC U23 Qatar 2024 adalah salah satu turnamen sepak bola di Asia yang paling dinanti-nantikan. Untuk mengorganisir dan mengikuti perkembangan turnamen dengan lebih mudah, Anda dapat membuat aplikasi bagan pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 otomatis yang mencakup jadwal, hasil pertandingan, dan klasemen menggunakan rumus Excel.

Aplikasi ini tidak hanya berguna untuk AFC U23 Asian Cup 2024, tetapi juga dapat diterapkan pada turnamen sepak bola lainnya yang memiliki format dan skema pertandingan yang serupa dengan AFC U23 Asian Cup 2024 di Qatar, memberikan kemudahan dan akurasi dalam mengorganisir informasi terkait jadwal, hasil pertandingan, dan klasemen, sehingga penggemar sepak bola dapat fokus pada menikmati pertandingan tanpa khawatir tentang administrasi turnamen.

Pranala Luar

File Excel Membuat Aplikasi Bagan Pertandingan Excel untuk AFC U23 Asian Cup 2024 Otomatis ini bisa Anda download jika memang memerlukannya dengan cara klik tautan di bawah ini:

Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkahnya secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel untuk video dengan judul: Membuat Bagan Jadwal, Hasil Pertandingan dan Klasemen Piala Asia U23 Qatar 2024 Otomatis di Excel. Di sana Anda akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Trackbacks/Pingbacks

  1. Cara Mudah Membuat Klasemen Sepak Bola di Excel dengan Rumus Sederhana - Depot Excel - […] ingin bagan turnamen sepak bola dengan sistem gugur seperti pada AFC Asian Cup 2024, bisa gunakan Membuat Aplikasi Bagan…

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter