Cara Mudah membuat Tabel Angsuran Excel untuk Nasabah Koperasi Simpan Pinjam

oleh | 4 Mei 2024 | Belajar Excel, Excel Intermediate, Tips Excel | 0 Komentar

Pada artikel ini, kita akan membahas cara membuat tabel angsuran nasabah koperasi simpan pinjam menggunakan rumus Excel sederhana. Tabel angsuran Excel seperti ini sangat berguna untuk menghitung pembayaran bulanan nasabah berdasarkan durasi pinjaman, plafond pinjaman, dan besaran bunga per bulan. Dengan menggunakan rumus yang tepat di dalam tabel angsuran Excel, kita dapat menghasilkan perhitungan angsuran yang akurat dan efisien.

Tabel angsuran Excel adalah alat yang powerful dalam mengelola pinjaman nasabah koperasi simpan pinjam. Dengan mengikuti langkah-langkah yang disajikan dalam artikel ini, Anda dapat dengan mudah membuat dan mengatur tabel angsuran Excel sesuai dengan kebutuhan Anda. Lebih lanjut, Anda juga dapat download tabel angsuran Excel yang telah disiapkan sebagai template untuk memudahkan penggunaan sehari-hari.

Mari kita mulai dengan pembahasan yang lebih mendalam tentang tabel angsuran Excel. Dalam artikel ini, akan dijelaskan langkah-langkah secara detail mulai dari persiapan data hingga penggunaan rumus Excel yang tepat untuk menghitung angsuran bulanan. Dengan memahami cara membuat dan mengelola tabel angsuran Excel, Anda dapat mengoptimalkan proses manajemen pinjaman dan meningkatkan efisiensi dalam layanan keuangan koperasi simpan pinjam.

Pendahuluan

Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan yang memberikan layanan pinjaman kepada anggotanya. Dalam mengelola pinjaman, penting untuk memperhitungkan angsuran bulanan yang harus dibayarkan oleh nasabah. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat tabel angsuran menggunakan rumus Excel yang spesifik untuk menghitung pembayaran bulanan berdasarkan durasi pinjaman, plafond pinjaman, dan besaran bunga per bulan.

Langkah 1: Persiapan Data

Langkah pertama adalah mempersiapkan data yang diperlukan. Data yang diperlukan untuk membuat tabel angsuran antara lain:

  1. Nama Nasabah: Yang paling esensial dari semuanya adalah memasukkan nama nasabah.
  2. Durasi pinjaman: Menyatakan dalam bulan berapa lama pinjaman akan dilunasi.
  3. Plafond pinjaman: Menyatakan jumlah pinjaman yang diajukan oleh nasabah.
  4. Bunga per bulan: Menyatakan persentase bunga yang harus dibayarkan setiap bulan atas pinjaman yang diberikan.
  5. Kolom Angsuran Bulanan: Kolom-kolom dalam bulan atau angka untuk menghitung besaran angsuran pinjaman (pokok berikut bunganya).
Baca Juga  Cara Membuat Rekap Angsuran Nasabah dan Perhitungan Sisa Pinjaman di Excel

Agar lebih simpel dan biasanya ini yang banyak diterapkan di Koperasi Simpan Pinjam: metode bunga yang akan diterapkan adalah bunga flat dimana besaran angsuran per bulan selalu sama dan tanpa ada kenaikan atau penurunan nominal angsuran seberapa panjangpun durasi pinjamannya.

Dan untuk mempermudah, berikut adalah contoh tabel angsuran pinjaman yang dimaksud:

tabel angsuran excel

Langkah 2: Membuat Rumus Tabel Angsuran Excel

Setelah data persiapan selesai, langkah berikutnya adalah membuat rumus tabel angsuran di sel F6. Rumus Excel yang bisa diinput adalah sebagai berikut:

=IFERROR(IF(COLUMNS($F6:F6)>$C6;"";$D6/$C6)+($D6*$E6);"")

Rumus ini memiliki beberapa komponen yang perlu dibahas untuk memahami cara kerjanya dengan lebih rinci. Pertama, kita memiliki fungsi IFERROR, yang berfungsi untuk menangani kesalahan dalam rumus. Jika terjadi kesalahan saat perhitungan, misalnya karena pembagian dengan nol, maka hasilnya akan kosong (“”). Kemudian, bagian pertama dari rumus IF(COLUMNS($F6:F6)>$C6;"";$D6/$C6) bertanggung jawab untuk menghitung angsuran pokok bulanan.

Dalam bagian ini, terdapat fungsi COLUMNS($F6:F6) yang menghitung jumlah kolom yang sudah diproses. Jika jumlah kolom tersebut sudah melebihi durasi pinjaman yang ada di kolom C, maka hasilnya akan kosong (“”). Namun, jika belum melebihi durasi pinjaman, maka rumus akan melanjutkan dengan menghitung pembagian plafond pinjaman di kolom D dengan durasi pinjaman di kolom C, sehingga menghasilkan angsuran pokok per bulan.

Selanjutnya, kita memiliki bagian +($D6*$E6), yang bertugas untuk menambahkan besaran bunga per bulan ke angsuran pokok bulanan yang sudah dihitung sebelumnya. Rumus ini mengalikan plafond pinjaman di kolom D dengan besaran bunga per bulan di kolom E, sehingga menghasilkan jumlah total angsuran bulanan yang harus dibayarkan oleh nasabah. Dengan pemahaman yang baik tentang komponen-komponen rumus ini, kita dapat membuat tabel angsuran Excel yang akurat dan efisien untuk mengelola pinjaman nasabah dengan lebih baik.

Baca Juga  Panduan Praktis Membuat Kalkulator Pajak Excel untuk PPN, PPH 21, dan PPH 23

Atau jika diringkas maka rumus diatas bisa dibreakdown sebagai berikut:

  • IFERROR: Fungsi untuk menangani kesalahan dalam rumus. Jika terjadi kesalahan, maka hasilnya akan kosong atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
  • IF(COLUMNS($F6:F6)>$C6;"";$D6/$C6): Bagian ini menghitung angsuran pokok bulanan. Jika jumlah kolom sudah melebihi durasi pinjaman, maka hasilnya kosong (“”), jika tidak, maka dibagi plafond pinjaman dengan durasi pinjaman untuk mendapatkan angsuran pokok per bulan.
  • +($D6*$E6): Bagian ini menambahkan besaran bunga per bulan ke angsuran pokok bulanan untuk mendapatkan total angsuran bulanan.

Jika rumus berhasil dirangkai, akhiri penulisannya dengan menekan Enter. Langkah beriutnya copy dan paste rumus Excel tersebut ke sel-sel yang ada disamping dan bawahnya. Kalau benar maka hasilnya akan sebagai berikut:

download tabel angsuran excel

Contoh Implementasi

Misalkan kita memiliki data sebagai berikut:

  • Durasi pinjaman: 6 bulan (kolom C)
  • Plafond pinjaman: Rp 12.133.000 (kolom D)
  • Besaran bunga per bulan: 2% (kolom E)

Dengan menggunakan rumus di atas, kita dapat menghitung angsuran bulanan sebagai berikut:

  1. Angsuran pokok bulanan: Rp 12.133.000 / 6 bulan = Rp 2.022.167
  2. Besaran bunga per bulan: Rp 12.133.000 * 2% = Rp 242.660
  3. Total angsuran bulanan: Rp 2.022.167 + Rp 242.660 = Rp 2.264.827

Dengan demikian, kita telah berhasil membuat tabel angsuran nasabah koperasi simpan pinjam berdasarkan data-data di atas.

Kesimpulan

Membuat tabel angsuran nasabah koperasi simpan pinjam menggunakan rumus Excel dapat membantu dalam mengelola pembayaran bulanan nasabah secara efisien. Dengan memahami rumus yang tepat, kita dapat menghitung angsuran dengan akurat dan mengoptimalkan proses manajemen pinjaman. Semoga artikel ini bermanfaat dalam memahami cara membuat tabel angsuran menggunakan Excel.

Pranala Luar

File Excel Cara Mudah membuat Tabel Angsuran Excel untuk Nasabah Koperasi Simpan Pinjam ini bisa Anda download jika memang memerlukannya dengan cara klik tautan di bawah ini:

Baca Juga  Contoh dan Penjelasan Fungsi COUNT Excel dan Variannya

Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkahnya secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel dengan judul video: Cara Membuat Tabel Angsuran Otomatis untuk Simpan Pinjam dengan Excel. Di sana Anda akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter