Cara Menghitung Deadline Pekerjaan Freelencer dengan Rumus Excel

oleh | 11 Apr 2024 | Belajar Excel, Excel Beginner, Tips Excel | 0 Komentar

Cara Menghitung Deadline Pekerjaan – Dalam lingkungan kerja yang dinamis, mengelola waktu dan mengatur deadline pekerjaan adalah keterampilan yang sangat penting. Namun, perhitungan deadline pekerjaan tidak selalu sesederhana yang terlihat. Salah satu tantangan utamanya adalah mengurangi hari libur dari perhitungan, karena hari-hari tersebut dapat mempengaruhi jadwal kerja secara signifikan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi cara menghitung deadline pekerjaan dengan mempertimbangkan hari libur menggunakan rumus Excel yang efektif, yaitu WORKDAY.

Memahami Rumus WORKDAY

Sebelum masuk ke detail perhitungan, penting untuk memahami cara kerja rumus WORKDAY dalam Excel. Rumus ini digunakan untuk menghasilkan tanggal berikutnya setelah sejumlah hari kerja tertentu, dengan memperhitungkan hari libur yang telah ditentukan sebelumnya. Struktur umum rumus ini adalah:

=WORKDAY(Tanggal_Mulai;Jumlah_Hari_Kerja;Daftar_Hari_Libur)

Di mana:

  • Tanggal_Mulai adalah tanggal awal proyek atau tugas.
  • Jumlah_Hari_Kerja adalah jumlah hari kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek atau tugas.
  • Daftar_Hari_Libur adalah rentang sel yang berisi daftar hari libur yang akan dikecualikan dari perhitungan.

Langkah-langkah Cara Menghitung Deadline Pekerjaan

  1. Identifikasi Tanggal Awal Proyek
    Mulailah dengan menentukan tanggal awal proyek atau tugas yang ingin Anda hitung deadline-nya. Misalnya, proyek dimulai pada tanggal 1 April 2024, masukkan tanggal ini ke dalam sel yang sesuai di Excel, misalnya, C7.
  2. Tentukan Jumlah Hari Kerja
    Selanjutnya, tentukan jumlah hari kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Misalnya, proyek tersebut membutuhkan waktu 10 hari kerja, maka masukkan angka 10 ke dalam sel yang sesuai, misalnya, C6.
  3. Buat Daftar Hari Libur
    Buat daftar hari libur yang relevan untuk proyek atau tugas yang Anda kerjakan. Daftar ini dapat berisi hari-hari libur nasional, cuti bersama, atau hari libur kantor Anda yang lainnya. Masukkan daftar ini ke dalam rentang sel yang sesuai di Excel, misalnya, C15:C22.
  4. Gunakan Rumus WORKDAY untuk Menghitung Deadline
    Sekarang, gunakan rumus WORKDAY untuk menghitung deadline akhir proyek atau tugas. Masukkan rumus berikut ke dalam sel yang sesuai:
   =WORKDAY(C7;C6-1;C15:C22)

Penjelasan singkat dari rumus ini adalah sebagai berikut:

  • C7 adalah sel yang berisi tanggal awal proyek.
  • C6-1 mengurangi satu hari karena tanggal awal proyek dihitung sebagai hari pertama.
  • C15:C22 adalah rentang sel yang berisi daftar hari libur.
Baca Juga  Cara Mencari Tanggal Maksimum di Excel dengan Formula Array Excel Sederhana

Contoh Perhitungan Deadline dengan Excel

Mari kita lihat contoh konkret penggunaan rumus WORKDAY untuk menghitung deadline pekerjaan. Misalkan proyek dimulai pada tanggal 14 April 2020 (C7), membutuhkan waktu 30 hari kerja (C6), dan ada 8 hari libur dalam rentang waktu tersebut (C15:C22).

Berikut adalah contoh tabelnya:

Dengan menggunakan rumus WORKDAY di sel C8:

=WORKDAY(C7;C6-1;C15:C22)

Hasilnya adalah tanggal 02 Juni 2020, yang merupakan deadline akhir proyek setelah mempertimbangkan hari libur yang telah ditentukan. Copy dan paste rumus di atas ke sel-sel lainnya (E8, G8 dan I8). Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

Penjelasan Rumus

Rumus Excel di atas, yaitu =WORKDAY(C7;C6-1;C15:C22), sangat berguna dalam menghitung deadline pekerjaan dengan mengesampingkan hari libur. Mari kita jelaskan secara detail dan lengkap bagaimana rumus ini bekerja:

  1. C7: Tanggal Awal Proyek
    C7 merupakan sel di Excel yang berisi tanggal awal proyek atau tugas yang ingin Anda hitung deadline-nya. Misalnya, jika proyek dimulai pada tanggal 1 April 2024, maka C7 akan berisi nilai 1-Apr-2024.
  2. C6-1: Jumlah Hari Kerja yang Diperlukan
    Bagian C6-1 dari rumus mengacu pada sel yang berisi jumlah hari kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Misalnya, jika proyek tersebut membutuhkan waktu 10 hari kerja, maka C6 akan berisi nilai 10. Pengurangan 1 (C6-1) dilakukan karena tanggal awal proyek dihitung sebagai hari kerja pertama.
  3. C15:C22: Daftar Hari Libur
    Bagian C15:C22 adalah rentang sel di Excel yang berisi daftar hari libur yang ingin Anda kecualikan dari perhitungan deadline. Daftar ini bisa mencakup hari libur nasional, cuti bersama, atau hari-hari libur lain yang relevan.

Jadi, secara keseluruhan, rumus =WORKDAY(C7;C6-1;C15:C22) menghitung tanggal deadline akhir proyek atau tugas dengan cara berikut:

  • C7: Menggunakan tanggal awal proyek dari sel C7.
  • C6-1: Menggunakan jumlah hari kerja yang dibutuhkan dari sel C6 dengan mengurangi 1 hari.
  • C15:C22: Menggunakan daftar hari libur dari rentang sel C15:C22 untuk mengesampingkan hari-hari libur dari perhitungan.
Baca Juga  Cara Menghitung Kelompok Usia dengan Rumus Excel Sederhana

Rumus ini kemudian akan menghasilkan tanggal deadline akhir proyek atau tugas setelah mengabaikan hari libur yang telah ditentukan dalam daftar.

Kesimpulan

Dengan memahami dan menggunakan rumus WORKDAY di Excel, Anda dapat dengan mudah menghitung deadline pekerjaan dengan mempertimbangkan hari libur. Hal ini membantu Anda mengelola waktu dengan lebih efektif dan menghindari konflik jadwal yang disebabkan oleh hari libur. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi kerja!

Pranala Luar

File Excel cara menghitung deadline pekerjaan freelencer dengan mengesampingkan hari libur ini bisa Anda download jika memang memerlukannya dengan cara klik tautan di bawah ini:

Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkahnya secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel untuk judul: Menghitung Deadline Pekerjaan Freelancer Setelah dikurangi Hari Libur di Microsoft Excel. Di sana Anda akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Trackbacks/Pingbacks

  1. Cara Menghitung Hari Efektif Kerja di Excel dengan Rumus Sedehana - Depot Excel - […] menggunakan, Anda dapat menggunakan fungsi NETWORKDAYS dan atau NETWORKDAYS.INTL. kedua fungsi ini menghitung jumlah hari kerja antara dua tanggal…

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter