Cara Mudah Membandingkan Data dengan Data Bar Conditional Formatting

oleh | 1 Mei 2024 | Belajar Excel, Excel Beginner, Excel Elementary, Tips Excel | 0 Komentar

Dalam dunia bisnis yang dinamis, memantau, menganalisis dan membandingkan data omset penjualan bulanan menjadi kebutuhan penting bagi para pengusaha. Ini bukan hanya tentang menghitung dan membandingkan angka-angka, tetapi juga tentang memahami tren dan pola di balik angka-angka tersebut.

Salah satu cara yang efektif untuk melakukan analisis perbandingan ini adalah dengan menggunakan data bar dan icon sets conditional formatting dalam Excel. Fitur-fitur ini tidak hanya menyajikan data secara visual, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih mudah dipahami tentang kinerja bisnis Anda.

Dengan menggunakan data bar, Anda dapat melihat perbandingan langsung antara omset penjualan bulan ini dengan bulan sebelumnya. Data bar memberikan representasi grafis yang jelas tentang kenaikan atau penurunan omset, memungkinkan Anda untuk langsung mengidentifikasi tren tanpa harus memeriksa angka-angka secara terpisah.

Di sisi lain, penggunaan icon sets memberikan tambahan visual yang kuat. Misalnya, dengan menggunakan ikon panah naik dan turun, Anda dapat langsung melihat apakah omset telah meningkat atau menurun secara persentase tertentu.

Tidak hanya berguna untuk pemantauan internal, tetapi juga untuk berkomunikasi dengan pihak lain seperti investor atau tim manajemen. Visualisasi yang jelas dan intuitif dari data omset penjualan dapat membantu Anda menjelaskan kinerja bisnis dengan lebih efektif.

Dengan demikian, penggunaan data bar dan icon sets dalam Excel bukan hanya tentang analisis yang akurat, tetapi juga tentang komunikasi yang lebih efektif dalam dunia bisnis yang kompetitif.

Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah untuk membandingkan data menggunakan data bar dan icon sets conditional formatting dalam Excel sebagai alat visualisasi yang berguna.

Persiapan Membandingkan Data

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan data omset penjualan bulanan. Buatlah sebuah tabel Excel dengan kolom-kolom berikut:

  • Kolom B: Nama Produk
  • Kolom C: Omset Bulan Lalu
  • Kolom D: Omset Bulan Ini
  • Kolom E dan F: Persentase Kenaikan/Turun
Baca Juga  Cara Cepat Membuat Keterangan Pinjaman di Excel dengan Menggunakan Macro VBA

Dan berikut tampilannya dalam sebuah tabel:

tabel untuk membandingkan data

Pastikan bahwa data omset penjualan telah diisi dengan benar untuk setiap produk di kolom C dan D, serta rumus persentase kenaikan/turun yang nanti kita isi di kolom E dan F.

Menerapkan Data Bar

1. Pilih Sel untuk Data Bar

Mulailah dengan memilih sel di kolom E yang berisi persentase kenaikan/turun omset penjualan. Dan di sini kita akan memasukkan sebuah rumus sederhana untuk menghitung persentase kenaikan dan penurunan omset penjualan dengan membandingkan data penjualan di bulan ini dengan bulan sebelumnya.

Untuk keperluan ini, di sel E5 kita bisa isi dengan rumus:

=$D5/$C5-1

Rumus Excel =$D5/$C5-1 digunakan untuk menghitung persentase kenaikan atau penurunan antara dua angka dalam sel. Dalam rumus ini, $D5 mewakili angka yang ingin dibagi (omset bulan ini), sedangkan $C5 mewakili angka pembagi (omset bulan lalu).

Dengan membagi omset bulan ini dengan omset bulan lalu dan mengurangi 1, kita mendapatkan persentase perubahan dari bulan sebelumnya. Jika hasilnya positif, itu menunjukkan kenaikan persentase, sedangkan jika negatif, itu menunjukkan penurunan persentase.

Copy dan paste rumus di atas ke sel-sel yang ada di sampingnya (kolom F) dan juga sel-sel yang ada di bawahnya (kolom E). Dan berikut hasilnya:

persentase kenaikan dan penurunan omset

2. Buka Conditional Formatting

Langkah berikutnya blok range E5:E13, kemudian pergi ke tab “Home” di Excel dan klik “Conditional Formatting” di menu utama, pilih opsi “New Rule” dan kemudian pilih “Format all cells based on their values”.

3. Pilih Data Bar sebagai Format Style

Di dalam opsi Format Style, pilih “Data Bar” untuk menerapkan visualisasi data bar pada kolom E. Sesuaikan warna dan lebar data bar sesuai preferensi Anda. Anda dapat memilih warna yang berbeda untuk menunjukkan kenaikan (misalnya, hijau) dan penurunan (misalnya, merah), serta menyesuaikan lebar data bar untuk tingkat visualisasi yang optimal.

Baca Juga  Mengoptimalkan Penggunaan 4 Rumus Perkalian di Excel
setting data bar conditional formatting

Setelah selesai mengatur data bar, klik “OK” untuk menerapkan aturan conditional formatting.

Menerapkan Icon Sets Excel

Sekarang kita beralih ke membandingkan data omset penjualan menggunakan Icon Sets. Kalau pada Data Bar, kita hanya memvisualkan 2 indikator yakni turun atau naik maka pada Icon Sets indikatornya menjadi 3 yaitu:

  • Tanda Panah Hijau: Kenaikan omset bulan ini mencapai 50% ke atas dari bulan lalu
  • Tanda Panah Kuning: Kenaikan omset bulan ini di bawah 50% dari bulan lalu
  • Tanda Panah Merah: Omset bulan ini mengalami penurunan dibanding bulan lalu

Langkah-langkahnya hampir sama dengan menggunakan Data Bar, hanya saja pada “Format Style” yang dipilih adalah “Icon Sets” dan untuk Icon Stylenya pilih icon tanda panah dengan 3 warna. Untuk lebih jelasnya, lihat setting Icon Sets seperi berikut:

setting untuk icon sets excel

Di sini untuk “value” panah hijau ketik 0,5 dengan “Type” Number. Dan untuk panah kuning isi dengan “0”. Pertanyaannya kenapa 0,5? Karena desimal dari 50% adalah 0,5. Jika sudah benar klik OK. Dan hasil akhirnya sebagai berikut:

hasil membandingkan data omset di excel

Menginterpretasi Visualisasi

Setelah menerapkan data bar di kolom E dan Icon Sets di kolom F maka hasilnya akan menampilkan data bar yang mencerminkan persentase kenaikan atau penurunan omset penjualan. Data bar yang warna biru akan menunjukkan kenaikan, sedangkan data bar yang warna merah akan menunjukkan penurunan.

Sementara interpretasi visual dari Icon Sets adalah ketika tanda panah berwarna hijau maka kenaikan sama dengan atau lebih besar dari 50% sementara ketika kenaikannya di bawah 50% maka Icon Sets yang muncul adalah panah kuning. Dan yang terakhir ketika terjadi penurunan maka akan muncul panah merah dengan kepala anak panah menunjuk ke bawah.

Baca Juga  4 Cara Mudah Membuat Rumus Total Bayar di Excel Tanpa Kolom Bantu

Dengan visualisasi ini, Anda dapat dengan cepat melihat dan memahami tren kinerja omset penjualan produk dari bulan ke bulan.

Kesimpulan

Menerapkan data bar dalam Excel adalah cara yang efektif untuk visualisasi membandingkan data omset penjualan bulanan. Dengan langkah-langkah yang sederhana namun powerful ini, Anda dapat dengan mudah menganalisis kinerja omset penjualan dan mengidentifikasi tren kenaikan atau penurunan. Gunakan fitur ini secara teratur untuk mendapatkan wawasan yang berharga dalam mengelola bisnis Anda.

Dengan demikian, Anda siap untuk memanfaatkan fitur data bar dan Icon Sets Excel untuk meningkatkan pemahaman dan pengambilan keputusan dalam mengelola omset penjualan bisnis Anda. Selamat mencoba!

Pranala Luar

File Excel Cara Mudah Membandingkan Data dengan Data Bar Conditional Formatting ini bisa Anda download jika memang memerlukannya dengan cara klik tautan di bawah ini:

Atau juga jika ingin mempelajari langkah demi langkahnya secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel untuk judul video: Cara Mudah Membandingkan Data dengan Data Bar Conditional Formatting. Di sana Anda akan melihat bagaimana rumusnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter