Cara Hebat untuk Analisis Penjualan Produk di Excel dengan Formula Array

oleh | 9 Jan 2024 | Excel Advanced, Excel Intermediate, Tips Excel | 0 Komentar

Analisis penjualan produk di Excel adalah langkah penting dalam mengelola bisnis dan mengidentifikasi tren yang dapat meningkatkan kinerja. Dalam dunia bisnis yang semakin berkembang, Excel menjadi alat yang sangat berguna untuk mengumpulkan dan menganalisis data penjualan. Salah satu fitur yang sangat bermanfaat adalah formula array Excel, yang memungkinkan Anda mengambil data penjualan berdasarkan produk dengan efisien.

Mengapa Analisis Penjualan Produk di Excel Penting?

Analisis penjualan produk di Excel membantu bisnis memahami performa produk individu, mengidentifikasi produk yang paling laku, dan merencanakan strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan memahami tren penjualan, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya dengan lebih cerdas, meningkatkan stok produk yang dibutuhkan, dan mengoptimalkan strategi harga.

Menggunakan Formula Array Excel untuk Mengambil Data Penjualan

Berikut adalah tabel yang akan kita jadikan sebagai contoh untuk mengambil dan merekap data penjualan berdasarkan kategori produknya:

tabel transaksi penjualan

Dan di sini kita akan menggunakan formula array Excel yang dapat Anda gunakan untuk mengambil data penjualan dari tabel penjualan berdasarkan kategori produk yang ada di sel J2.

Mengambil Kategori Produk dengan Data Validation

Sebelum mengambil data penjualan menggunakan formula array di range G5:J13, untuk memudahkan pencarian kategori produk di sel J2 kita gunakan dropdown list data validation yang mengacu pada range G15:G18.

Langkahnya adalah klik tab “Data” kemudian pilih “Data Validation”. Jika sudah setting data validationnya sebagai berikut:

dropdown list kategori produk

Pengaturan ini akan menghasilkan dropdown list dengan pilihan data yang ada di range G15:G18. dengan begini, Anda tidak akan lagi salah input kategori produk, entah karena typo maupun input kategori yang tidak ada di list “Tabel penjualan”.

Baca Juga  Cara Membuat Titimangsa di Excel Secara Otomatis dengan Formula Excel Dasar

Langkah-langkah Implementasi Formula Array

Setelah dropdown list selesai dibuat, langkah berikutnya adalah mengambil data tanggal transaksi berdasarkan kategori produk “Kaos” sesuai contoh. Dan berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk mengimplementasikan formula array tersebut:

Karena kita akan memasukkan formula array sekaligus dalam satu range maka langkah awal yang harus kita lakukan adalah blok range G5:G13 kemudian ketik formula array berikut di formula bar:

=IFERROR(INDEX(B5:B19;SMALL(IF($D$5:$D$19=$J$2;ROW(1:15));ROW(1:15)));"")

Ingat ya, karena ini formula array maka jangan lupa untuk mengakhiri penulisan rumus dengan menekan Ctrl + Shift dan Enter (jangan hanya enter). Dan jika berhasil maka akan muncul tanda kurung kurawal secara otomatis yang akan mengapit rumus. Berikut adalah penampakannya:

rekap tanggal transaksi penjualan
Penjelasan Rumus

Mari kita jelaskan setiap bagian dari formula tersebut secara rinci:

  1. {=IFERROR(...)}: Ini menandakan bahwa formula ini adalah formula array. Formula array memungkinkan Anda melakukan operasi pada beberapa sel sekaligus.
  2. INDEX(B5:B19, SMALL(IF($D$5:$D$19=$J$2, ROW(1:15)), ROW(1:15))): Bagian ini menggunakan fungsi INDEX dan SMALL untuk mengambil nilai dari rentang B5:B19 berdasarkan kriteria yang diberikan.
  • IF($D$5:$D$19=$J$2, ROW(1:15)): Ini adalah bagian dari formula yang menggunakan IF untuk memeriksa apakah nilai dalam rentang D5:D19 sama dengan nilai yang ada di sel J2. Jika benar, maka ROW(1:15) memberikan nomor baris dari 1 hingga 15.
  • SMALL(..., ROW(1:15)): Fungsi SMALL digunakan untuk mengambil nilai terkecil dari larik nilai yang dihasilkan oleh IF. ROW(1:15) disertakan untuk memberikan nomor baris yang sesuai dengan urutan nilai terkecil yang diambil. Ini digunakan untuk mengambil beberapa nilai terkecil, bukan hanya satu.
  • INDEX(B5:B19, ...): Fungsi INDEX digunakan untuk mengambil nilai dari rentang B5:B19 berdasarkan nomor baris yang diberikan oleh fungsi SMALL.

3. IFERROR(..., ""): Ini digunakan untuk menangani kesalahan yang mungkin terjadi dalam perhitungan formula. Jika terjadi kesalahan, seperti jika tidak ada nilai yang memenuhi kriteria, maka formula akan mengembalikan string kosong (“”), sehingga tidak ada nilai kesalahan yang ditampilkan.

Baca Juga  Cara Menghitung THR Karyawan Sesuai Aturan Pemerintah dengan Rumus Excel

Dengan menggunakan formula ini, Anda dapat mengambil nilai dari rentang B5:B19 yang memenuhi kriteria yang diberikan dalam rentang D5:D19 yang sama dengan nilai yang ada di sel J2. Hasilnya akan berupa array nilai yang dapat digunakan sesuai kebutuhan Anda.

Copy dan Paste Formula Array

Karena yang yang dibuat sudah kita set untuk bisa ditarik ke kolom sebelahnya maka untuk mengisi data di kolom Kode Sales, Produk dan Omset kita tidak perlu menuliskan lagi rumusnya. Cukup arahkan kursor Anda ke pojok sel G13 (dengan kondisi range G5:G13 masih dalam keadan ter-blok) kemudian ketika muncul tanda “+” klik dan drag rumus ke kolom di sampingnya.

Dan berikut adalah hasil akhirnya:

hasil akhir Analisis penjualan produk di Excel

Tips untuk Meningkatkan Analisis Penjualan

  1. Gunakan Grafik: Visualisasi data dengan grafik dapat membantu Anda lebih mudah memahami tren penjualan.
  2. Perbarui Data Secara Berkala: Pastikan untuk memperbarui data penjualan Anda secara berkala agar analisis Anda tetap relevan.
  3. Eksperimen dengan Kriteria: Cobalah berbagai kriteria produk untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang performa produk Anda.

Dengan menggunakan formula array Excel, Anda dapat meningkatkan efisiensi analisis penjualan produk di Excel dan membuat keputusan berdasarkan data yang lebih akurat. Selamat menganalisis!

Penutup

Analisis penjualan produk di Excel bukan sekadar langkah rutin, melainkan fondasi penting dalam mengelola bisnis dengan cerdas. Dengan kemampuan Excel dalam mengumpulkan dan menganalisis data penjualan, bisnis dapat mengidentifikasi tren yang dapat meningkatkan kinerja mereka secara substansial. Salah satu alat yang sangat bermanfaat dalam analisis ini adalah formula array Excel, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil data penjualan berdasarkan kategori produk dengan efisiensi tinggi.

Mengapa analisis penjualan produk di Excel sangat penting? Hal ini karena analisis ini membantu bisnis memahami performa produk secara individu, mengidentifikasi produk yang paling laku, dan merencanakan strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan pemahaman yang mendalam tentang tren penjualan, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam mengalokasikan sumber daya, meningkatkan stok produk yang diperlukan, dan mengoptimalkan strategi harga untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga  Panduan Praktis: Cara Mengubah Excel ke PDF Tanpa Terpotong

Dengan menggunakan formula array Excel untuk mengambil data penjualan berdasarkan kategori produk, Anda dapat meningkatkan efisiensi analisis dan membuat keputusan yang lebih akurat. Dengan langkah-langkah yang jelas dan contoh implementasi, artikel ini membantu pembaca untuk memahami secara praktis cara mengoptimalkan analisis penjualan produk di Excel. Dengan eksperimen dan pembaruan data yang berkala, bisnis dapat terus meningkatkan pemahaman mereka tentang pasar dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk kesuksesan jangka panjang. Selamat menganalisis dan mengembangkan bisnis Anda dengan Excel!

Download

Barangkali ada yang ingin memiliki file contoh Cara Hebat Analisis Penjualan Produk di Excel dengan Formula Array Excel ini sebagai referensi, file Excel bisa didownload melalui tautan di bawah ini:

tombol download

Terakhir, jika ingin mempelajari langkah demi langkah tentang Microsoft Excel secara visual, bisa kunjungi Youtube Channel Depot Excel. Di sana Anda akan melihat bagaimana rumus-rumus Excel dan juga tips Excel lainnya bekerja. Semoga bermanfaat!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter